Penyuluhan Sanitasi Dan Higienis Makanan Pada Pedagang Kantin Di Sekitar Kampus Uin Sunan Gunung Djati Bandung
DOI:
https://doi.org/10.15575/jak.v1i2.3331Keywords:
Higienis, Sanitasi, Pengolah Makanan, Zat Aditif, UIN Sunan Gunung Djati BandungAbstract
Pedagang yang berjualan di instutusi pendidikan seperti kampus merupakan salah satu komunitas yang berhubungan langsung dengan mahasiswa maupun dosen seperti halnya di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Makanan merupakan salah satu faktor penting yang mendukung terhadap kesehatan manusia dan menjadi kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia. Kejadian luar biasa yang disebabkan karena keracunan makanan dapat meningkat jika kondisi makanannya tidak diperhatikan. Penjajah makanan atau food handler menjadi salah satu point penting yang harus diperhatikan mengingat penjajah makanan adalah salah satu perantara mikroorganisme penyebab keracunan makanan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan terhadap pedagang makanan atau minuman yang menjajakan dagangannya di kampus UIN Sunan Gunung Dajti Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan di Kebun Pustaka Pendidikan Biologi pada bulan Mei 2018. Setelah dilakukan penyuluhan, para peserta yang telah mengikuti kegiatan tersebut dimonitoring. Hasil kegiatan menunjukan bahwa peserta yang menghadiri kegiatan penyuluhan berjumlah 26 orang yang mewakili para pedagang di kampus. Berdasarkan wawancara dengan peserta, materi yang disampaikan dapat memberikan pengetahuan tambahan mengenai sanitasi dan higienis makanan sehingga para peserta dapat lebih berhati-hati dalam memilih bahan makanan/minuman dan mengolah makanan. Selain itu, pedagang menjadi lebih tau bahaya zat additive jika ditambahkan ke dalam bahan makanan/minuman. Berdasarkan kebersihan perorangan, menunjukan bahwa peserta penyuluhan memiliki tingkat kebersihan perorangan yang baik (>60%) berdasarkan 10 indikator yang diamati. Penelitian menganai pemeriksaan laboratorium perlu dilakukan untuk memastikan kebersihan perorangan sehingga kebersihan makanan dapat terjamin.References
Buzby, J. C., & Roberts, T. (2009). The economics of enteric infections: human foodborne disease costs. Gastroenterology, 136(6), 1851-1862.
Campos, A. K. C., Cardonha, Â. M. S., Pinheiro, L. B. G., Ferreira, N. R., de Azevedo, P. R. M., & Stamford, T. L. M. (2009). Assessment of personal hygiene and practices of food handlers in municipal public schools of Natal, Brazil. Food Control, 20(9), 807-810.
Djaja, I. M. (2008). Kontaminasi E. coli pada makanan dari tiga jenis tempat pengelolaan makanan (TPM) di Jakarta Selatan 2003. Makara, Kesehatan, 12, 36-41.
Kurniawati, D. (2014). Studi Kualitatif Cara Pengolahan Makanan Pada Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan Di Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Lelieveld, H. L., Holah, J., & Napper, D. (Eds.). (2014). Hygiene in food processing: principles and practice. Elsevier.
Lues, J. F. R., & Van Tonder, I. (2007). The occurrence of indicator bacteria on hands and aprons of food handlers in the delicatessen sections of a retail group. Food control, 18(4), 326-332.
Ningsih, R. (2014). Penyuluhan Hygiene Sanitasi Makanan dan Minuman, Serta Kualitas Makanan yang Dijajakan Pedagang di Lingkungan SDN Kota Samarinda. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 64-72.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Open Access
Journal Al-Khidmat is a national peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of Community Engagement.
This journal provides immediate open access to its content that making research published in this journal freely available to the public that supports a greater exchange of knowledge.
Copyright
Submission of a manuscript implies that the submitted work has not been published before (except as part of a thesis or report, or abstract); that it is not under consideration for publication elsewhere; that its publication has been approved by all co-authors. If and when the manuscript is accepted for publication, the author(s) still hold the copyright and retain publishing rights without restrictions. Authors or others are allowed to multiply the article as long as not for commercial purposes. For the new invention, authors are suggested to manage its patent before published.Â
Disclaimer
No responsibility is assumed by publisher and co-publishers, nor by the editors for any injury and/or damage to persons or property as a result of any actual or alleged libelous statements, infringement of intellectual property or privacy rights, or products liability, whether resulting from negligence or otherwise, or from any use or operation of any ideas, instructions, procedures, products or methods contained in the material therein.