The Development of Geogebra Assisted E-Module on Integral Course Material
DOI:
https://doi.org/10.15575/ja.v8i2.19660Keywords:
ADDIE, E-Modul, GeoGebra IntegralAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul pada materi Integral kelas XII SMA/MA yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan untuk mengetahui efek potensial pengembangan e-modul terhadap hasil belajar siswa. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Objek penelitian ini adalah kualitas e-modul berbantuan GeoGebra pada materi Integral kelas XII SMA/MA yang dikembangkan. Data dikumpulkan menggunakan angket validasi, angket respon, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, penilaian kevalidan terlihat dari hasil validasi oleh expert review (validator) berdasarkan aspek  isi, konstruk, dan bahasa dengan hasil penilaian kevalidan sebesar 97,3%. E-modul juga memenuhi kriteria sangat praktis berdasarkan angket respon siswa dengan persentase rata-rata 84,7% untuk kelompok kecil (small group) dan 85,3% untuk kelompok besar, dan e-modul dikatakan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar siswa dengan rata-rata nilai sebesar 82,66 dengan memenuhi kriteria baik. Sehingga dapat dikatakan e-modul berbantuan geogebra pada materi integral dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Â
This study aims to produce e-modules on Integral material for class XII SMA/MA that meet the valid, practical criteria, and to determine the potential effects of developing e-modules on student learning outcomes. This type of research is development research using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The object of this research is the quality of the GeoGebra-assisted e-module on the material for Intergal class XII SMA/MA which was developed. Data were collected using validation questionnaires, response questionnaires, and learning outcomes tests. The results show that the developed e-module has met the valid criteria, the validity assessment can be seen from the validation results by expert reviews (validators) based on content, construct, and language with a validity assessment of 97.3%. E-modules also meet the very practical criteria based on student response questionnaires with an average percentage of 84.7% for small groups and 85.3% for large groups, and e-modules are said to have a potential effect on student learning outcomes. Students with an average score of 82.66 by meeting the good criteria. So it can be said that geogebra-assisted e-modules on integral material can be used in the learning process.
References
Abdurrahman, Ariyani, F., Maulina, H., & Nurulsari, N. (2019). Design and Validation of Inquiry-based STEM Learning Strategy as a Powerful Alternative Solution to Faciliate Gifted Students Facing 21st Century Challenging. Journal for the Education of Gifted Young, 33-56.
Adha, I., & Refianti, R. (2019). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Menggunakan Pendekatan Matematika Realistik Indonesia Berbasis Konteks Sumatera Selatan. Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol. 2, No. 1, 1-10.
Akbar, S. (2017). Instrument Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Depdiknas. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 Mata Pelajaran Matematika. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Fathani, A. H. (2009). Matematika Hakikat & Logika. Jakarta: Ar-Ruzz.
Hidayatulloh, M. S. (2016). Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis Problem Based Learning Berbantuan GeoGebra pada Materi Bilangan Bulat. Aksioma: Jurnal Pendidikan Matematika dan Pendidikan Matematika, 24-31. https://doi.org/10.26877/aks.v7i2.1416
Kemendikbud. (2017). Matematika Kelas XI SMA/MA/SMK/MAK. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang.
Maryam, Masykur, R., & Andriani, S. (2019). Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis Open Ended pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Kelas VIII. Aksioma: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 1-12. https://doi.org/10.26877/aks.v10i1.3059
Mimbadri, Y., Suharto, & Oktavianingtyas, E. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Interaktif Online Classflow Berbantuan Software GeoGebra pada Materi Integral Luas Daerah. Majamath, 121-130, Vol.2 No.2. http://ejurnal.unim.ac.id/index.php/majamath/article/view/410
Nurlaini. (2017). Pengembangan Modul Kalkulus ii Berbantuan Software wxmaxima di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala.
Octaria, D., Zulkardi, & Somakin. (2013). Pengembangan Website Bahan Ajar Turunan Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik. Jurnal Kependidikan, 107-115, Vol. 43, No. 2.
Prastowo, A. (2015). Panduan kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: DIVA Press.
Priwantoro, S. f. (2018). Pengembangan E-Modul Berbasis Kvisoft Flipbook Maker Dipadukan dengan Geogebra Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Mata Kuliah Program Linier. Seminar Nasional Pendidikan Matematika Ahmad Dahlan, 744-757.
Ramadhani, R., Umam, R., Abdurrahman, & Syazali, M. (2019). The Effect of Flipped-Problem Based Learning Model Integrated With LMS-Googke Classroom fir Senior High School Students. Journal for the Education of Gifted Young Scientists, 7(2), 137-158.
Rhilmadinar, Ramli, M., & Ansari, B. I. (2020). Efektivitas Modul Pembelajaran Berbantuan Software GeoGebra pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar. Jurnal Didaktik Matematika, 142-155. https://doi.org/10.24815/jdm.v7i2.17915
Sari, F. K., Farida, & Syazali, M. (2016). Pengembangan Media Pembelajaran (Modul) Berbantuan GeoGebra Pokok Bahasan Turunan. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 135-152. https://doi.org/10.24042/ajpm.v7i2.9664
Satriawati, H. (2015). Pengembangan E-Modul Interaktif Sebagai Sumber Belajar Elektronika Dasar Kelas X SMK N 3 Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta: Skripsi.
Shaleha, K., & Yus, A. (2020). Peranan Bahan Ajar dalam Mengembangkan Bahasa Anak Usia Dini. Educational Journal of Elementary School , 1(3), 55-58.
Shodikin, A. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Kalkulus ntegral Berbasis Animasi. Aksioma, 1-11.
Siagian, M. D. (2016). Kemampuan Koneksi Matematik Dalam Pembelajaran Matematika. MES ( Journal of Mathematics Education and Science) Vol. 2, No.1, 58-66 .
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian dan Pengembangan . Bandung: Alfabeta.
Syahbana, A. (2017). Belajar Menguasai GeoGebra Program Aplikasi Pembelajaran Matematika). Palembang: Noerfikri Offset.
Turmudi. (2008). Landasan Filsafat dan Teori Pembelajaran Matematika. Jakarta: Leuser Cipta Pustaka.
Wigati, S., Rahmawati, D. S., & Widodo, S. A. (2018). Pengembangan Youtube Pembelajaran Berbasis Ki Hadjar Dewantara untuk Materi Integral di SMA. Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia, (pp. 810-813). Yogyakarta.
Wijayanto, & Zuhri, M. S. (2014). Pengembangan E-Modul Berbasis Flip Book Maker Dengan Model Project Based Learning untuk Mengembangkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika. Prosiding Mathematics and Sciences Forum , (pp. 625-628). Semarang.
Yuniarti, V. F., Anriani, N., & Santosa, C. A. (2020). Pengembangan E-Modul Berbasis Smartphone pada Materi Integral Tak Tentu Beorientasi Keterampilan Abad Ke-21. Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (JARTIKA), 3(2), 222-233. https://journal.rekarta.co.id/index.php/jartika/article/view/349
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in Jurnal Analisa agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
3.Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).