Potensi Ekstrak Buah Buni (Antidesma bunius L) Sebagai Antibakteri dengan Bakteri Uji Salmonella thypimurium dan Bacillus cereus
DOI:
https://doi.org/10.15575/biodjati.v2i2.1309Keywords:
Antibakteri, Antidesma bunius, Zona Hambat, B. cereus, S. thypimurium.Abstract
Terdapat senyawa bioaktif pada tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat. Tumbuhan genus Antidesma menunjukkan adanya aktivitas antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas zat antibakteri yang terkandung di dalam buah buni (Antidesma bunius L) terhadap bakteri uji Salmonella thypimurium dan Bacillus cereus. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode difusi Kirby Bauer dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah diameter zona hambat yang dihasilkan dari uji antibakteri terhadap bakteri B. cereus terbesar yaitu 20 mm pada konsentrasi ekstrak 80%, dan terkecil sebesar 6 mm pada konsentrasi ekstrak 1,25%. Hasil uji antibakteri ekstrak buah buni terhadap bakteri S. thypimurium dengan zona hambat terbesar yaitu 28 mm pada konsentrasi 80% dan zona hambat terkecil yaitu 0 mm pada konsentrasi 1,25%. Simpulan yang diperoleh adalah terdapat aktivitas antibakteri dari ekstrak buah buni terhadap bakteri uji S. thypimurium dan B. cereus. Rata-rata diameter zona hambat yang terbentuk pada ekstrak Buah Buni (Antidesma bunius) terhadap bakteri B. cereus pada konsentrasi 80; 40; 20; 10; 5; 2,5; dan 1,25% masing-masing adalah sebesar 18,4; 12; 9,4; 8,4; 7,4; 7; dan 6,4 mm. Sedangkan terhadap bakteri S. thypimurium pada konsentrasi 80; 40; 20; 10; 5; 2,5; dan 1,25% masing-masing adalah sebesar 26,7; 21; 11; 10; 8; 7; dan 4,3 mm.Â
References
Ajmiati, H. (2014). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Buni (Antidesma bunius L. Spreng) Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Sensitif dan Multiresisten Serta Bioautografinya. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta
Bottone, Edward J. & Richard W. Peluso. (2003). Production by Bacillus pumilus (MSH) of an antifungal compound that is active against Mucoraceae and Aspergillus species: preliminary report. Journal of Medical Microbiology. Vol. 52, 69–74
Brock, T. D., Madigan, M. T., Martinko, J. M. & Parker, J. (1994). Biologi of Microorganism. 7th Ed. New Jersey: Prentince-Hall International, Inc
Butkhup, L. & Samappito, S. (2008). Analysis on Flavonoids Contents in Mao Luang Fruits of Fifteen Cultivars (Antidesma bunius), Grown in Northeast Thailand. Pakis.J. Biol. Sci, 11, 996-1002.
Butkhup, L. & Samappito, S. (2011). Changes In Physico-Chemical Properties, Polyphenol Compounds and Antiradical Activity During Development and Ripening of Maoluang (Antidesma bunius L. Spreng) Fruits. Journal of Fruits and Ornamental Plant Research. 19 (1), 85-99.
Chen, Y. Y., Wang, X. N., Fan, C.Q., Yin, S. & Yue, J. M. (2007). Swiemahogins A and B, two novel Limnoidsfrom Swietenia mahogany. Tetrahedron Letters, 48:
-7484
Dewi, F. K. (2010), Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Mengkudu (Morinda citrfolia, Linnaeus) terhadap Bakteri Pembusuk Daging Segar. Skripsi. Universitas Sebelas Maret.
Habib, R., Mominur, R., Kaiser, H., Obayed, R. & Mohammed, A. S. (2011). Advances in Natural and Applied Sciences. 5 (2), 69-74
Hila, N., Devolli, A., Puto, K., Mali, S., Brahimaj, Z., Peqini, S. & Dervishi, A. (2011). The Dynamics of Antimicrobial Resistance of Salmonella thypimurium Isolates. Journal of IMAB. Vol. 17 Book 1
Jawetz, E., Melnick, J. L. & Adelberg, E. A. (2001). Mikrobiologi Kedokteran. Edisi. XXII, Diterjemahkan oleh Bagian Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Jakarta: Penerbit Salemba Medika
Jawetz, M. & Adelberg’s. (2005). Mikrobiologi Kedokteran. edisi 23. Alih Bahasa: Huriwati Hartanto dkk. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran ECG.
Kurniawati, E. (2015). Daya Antibakteri Ekstrak Etanol Tunas Bambu Apus Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Secara In Vitro. Jurnal Wiyata. Vol. 2. No. 1 Hal: 83-90
Micor, J. R.L., Deocaris, C. & Mojica, E (2005). Biological Activity of Bignay (Antidesma bunius L. Spreng) Crude Extract in Artemia salina.Journal Medical Scientist.Vol. 5 (3) 195-198.
Nababan, E & Hasruddin. (2015). Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Bacillus cereus. Jurnal Biosains. Vol. 1 No. 2
Narod, F. B., Fakim, A. G. & Subratty, A. H. (2004). Biological investigations into Antidesma madagascariense Lam. (Euphorbiaceae), Faujasiopsis flexuosa (Lam.) C. Jeffrey (Asteraceae),Toddalia asiatica (L.) Lam and Vepris lanceolata (Lam.) G. Don (Rutaceae). Journal of Cell and Molecular Biology. 3, 15-21
Nazri, Mohd, N. A. A., Ahmat, N., Adnan, A., Mohamad Syed, S.A., & Ruzaina Syaripah, S. A. (2011). In Vitro Antibacterial and Radical Scavenging Activities of Malaysian Table Salad, African Journal of Biotechnology Vol. 10 (30).
Orwa, C., Mutua, A., Kindt, R., Jamnadass, R. & Simans, A. (2009). Agroforestry Database: A Tree Reference and Selection Guide Version 4.0 Http://www.worldagroforestry.org/af/treedb/ (Diakses pada 18 November 2016 14.35).
Pratiwi, S. T. (2008). Mikrobiologi Farmasi. Yogyakarta: Penerbit Erlangga
Priyanto., & Bimed, M. (2009). Farmakologi dan Terminologi Medis, Jakarta, Leskonfi.
Purnama, W. B. (2013). Aktivitas Antibakteri Glukosa Terhadap Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus subtilis dan Escherichia coli. Skripsi. Fakultas Farmasi, Universitas Muhamadiyah Surakarta.
Purwanti, M., Sudarwanto, M., Rahayu, W. P. & Sanjaya, A. W. (2008). Pertumbuhan Bacillus cereus dan Clostridium perfringens pada Makanan Tambahan Pemulihan yang Dikonsumsi Balita Penderita Gizi Buruk. Jurnal Forum Pascasarjana. Vol. 31 No. 4
Rizvi, S. H., Shoeb, A., Kapil, R. S & Popli S. P. (2005). Antidesmanol-a new pentacyclic triterpenoid from Antidesma menasu Miq, ex, Tul, Journal of Cellular and
Molekuler Life Science, 36 (2), 146-147.
Tor-Anyiin, T. A. & Yakumbur, D. T. (2012). Phytochemical screening and antimicrobial activity of stem bark extracts of Antidesma Venosum. J. Nat. Prod. Plant Resour. 2 (3), 427-430.
Wijayakusuma, M. H., Dalimarta, S. & Wirian A. S. (1996). Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia Jilid IV, Jakarta, Pustaka Kartini.
Hasyim, Z., Husein, D. R. & Lestari, P. (2012). Potensi Ekstrak Cacing Biru Peryonix excavates Sebagai Senyawa Antibakteri Pada Pelarut Kloroform Terhadap Beberapa Bakteri Patogen. Prosiding SNSMAIP III ISBN No. 978-602-98559-1-3, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Hasanuddin
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright and Attribution:
Copyright of published in Jurnal Biodjati is held by the journal under Creative Commons Attribution (CC-BY-NC-ND) copyright. The journal lets others distribute and copy the article, create extracts, abstracts, and other revised versions, adaptations or derivative works of or from an article (such as an tranlation), include in collective works (such as an anrhology), text or data mine the article, as long as they credit the author(s), do not represent the author as endorsing their adaptation of the article and do not modify the article in such a way as to damage the author's honor or reputation.
Permissions:
Authors wishing to include figures, tables, or text passages that have already been published elsewhere and by other authors are required to obtain permission from the copyright owner(s) for both the print and online format and to include evidence that such permission has been granted when submitting their papers. Any material received without such evidence will be assumed to originate of one of the authors.
Ethical matters:
Experiments with animals or involving human patients must have had prior approval from the appropriate ethics committee. A statement to this effect should be provided within the text at the appropriate place. Experiments involving plants or microorganisms taken from countries other than the authors own must have had the correct authorization for this exportation.