MANAJEMEN STRATEGIK DALAM MENINGKATKAN MUTU ‎PENDIDIKAN MADRASAH IBTIDAIYAH
DOI:
https://doi.org/10.15575/isema.v6i1.11037Abstract
Mutu pendidikan tidak akan berhasil tanpa strategi yang tepat terhadap penyempurnaan mutu seluruh komponen, permasalahan yang terjadi meliputi profesionalisme guru, standar kompetensi lulusan, pembelajaran efektif, dan program yang tidak menunjang terhadap pencapaian mutu. Salah satu upaya peningkatan mutu melalui penerapan manajemen strategik sehingga mampu menentukan strategik yang tepat untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengungkap latar alamiah, analisis kondisi lingkungan internal dan eksternal, implementasi dan evaluasi manajemen strategik, dan hasil yang dicapai dari implementasi manajemen strategik dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Terpadu Ar-Rifki Cileunyi Bandung. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian manajemen strategik dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Terpadu Ar-Rifki Cileunyi Bandung terdiri dari empat tahap yaitu analisis lingkungan, formulasi, implementasi, dan evaluasi. Analisis lingkungan dilakukan dengan menganalisis internal meliputi kekuatan dan kelemahan dan analisis eksternal meliputi peluang dan ancaman. Formulasi manajemen strategik meliputi formulasi visi, misi, tujuan dan strategi sekolah. Implementasi manajemen strategik meliputi penerapan Delapan Standar Nasional Pendidikan dan pelaksanaan manajemen kurikulum, kesiswaan dan sarana prasarana yang baik. Evaluasi manajemen strategik yang di bagi beberapa jenis yaitu evaluasi langsung terhadap program sekolah oleh kepala sekolah atau penanggung jawab program, evaluasi di bidang akademik yaitu dibidang akademik dan kurikulum ciri khas, dan pelaksanaan rapat evaluasi sekolah. Adapun faktor pendukungnya yaitu sarana dan prasarana yang memadai, prestasi yang diperoleh sekolah, hubungan baik dengan orang tua dan kemitraan. Faktor penghambatnya yaitu beberapa tenaga pendidik dan kependidikan yang belum memenuhi kualifikasi, proses pembelajaran yang terganggu, serta persaingan dengan sekolah lain yang setara merupakan ancaman bagi sekolah.
References
Danim, S. (2006). Visi Baru Manajemen Sekolah (Dari Unit Birokrasi ke ‎Lembaga Akademik). Bumi Aksara.‎
David, F. R. (2011). Strategic Management (Konsep Manajemen Strategi). ‎Salemba Empat.‎
Hunger, J. D., & Wheelen, T. L. (2003). Manajemen Strategis. Andi.‎
Irani, U., AR, M., & Khairuddin, K. (2014). Implementasi Manajemen Strategik ‎Dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Pada SMAN 10 Fajar ‎Harapan. Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana ‎Unsyiah, 2(2), 58–70.‎
Lestari, A. S. (2019). Penerapan Manajemen Strategik Dengan Analisis SWOT ‎Pada SMP Negeri 4 Kendari. Jurnal Isema : Islamic Educational ‎Management, 4(1), 1–24. https://doi.org/10.15575/isema.v4i1.5173‎
Majid, A. (2016). Strategi Pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.‎
Mulyasana, D. (2012). Pendidikan Bermutu dan Berdaya Saing. Remaja Rosda ‎Karya.‎
Sanusi, H. P. (2020). Madrasah Quality Improvement Evaluation Strategic ‎Management Based. International Journal of Nusantara Islam, 8(2), 137–‎‎145. https://doi.org/10.15575/ijni.v8i2.10510‎
Susanto, P. (2015). Produktivitas Sekolah (Teori untuk Praktik di Tingkat Satuan ‎Pendidikan). Alfabeta.‎
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).