MANAJEMEN PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QUR’AN BERBASIS METODE TALAQQI
DOI:
https://doi.org/10.15575/isema.v4i2.5988Abstract
Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah merupakan pondok pesantren yang memfokuskan pada tahfidz al-qur’an, peneliti menemukan adanya manajemen pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an berbasis metode Talaqqi yang mengakibatkan santri mencapai target hafalannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an berbasis metode Talaqqi di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah Kabupaten Sumedang yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah telah melaksanakan manajemen pembelajaran yang meliputi (1) perencanaan pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an berbasis metode talaqqi meliputi: pertama, menentukan target hafalan santri; kedua, menentukan strategi dan metode pembelajaran; ketiga, menentukan program kegiatan pembelajaran; keempat, menentukan jadwal dan waktu pembelajaran. (2) Pengorganisasian pembelajaran tahfidz al-qur’an berbasis metode talaqqi dilaksanakan untuk menentukan struktur dan tugas ustadz/ustadzah serta mekanisme pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an. (3) Kepemimpinan pembelajaran tahfidz Al-Qur’an berbasis metode talaqqi dilakukan ustadz/ustadzah agar pelaksanaan pembelajaran berjalan secara kondusif, yang meliputi pengelolaan kelas dan kegiatan pembelajaran. (4) Evaluasi pembelajaran tahfidz al-qur’an berbasisi metode talaqqi dengan cara melihat hasil belajar santri serta kemampuan santri sesuai indikator yang telah ditentukan pihak pesantren.
Kata Kunci: Manajemen, pembelajaran, Tahfidz Al-Qur’an, Talaqqi.
References
Al-Hafidz, A. W. (2005). Bimbingan Praktis Menghafal Al-Qur’an. Jakarta: Bumi Aksara.
Anwar, R. (2004). Pengantar Ulumul Qur’an. Bandung: Pustaka Setia.
Creswell, J. (2017). Research Design (Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantutatif, dan Campuran). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fachrudin, Y. (2017). Pembinaan Tahfizh Al-Quran Di Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Tangerang. KORDINAT: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 16(2), 325–348.
DOI: 10.15408/kordinat.v16i2.6445
Herman. (2013). Sejarah Pesantren di Indonesia. Jurnal Al-Ta’dib, 6(2), 145–158. http://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/al-tadib/article/view/311/301
Rukajat, A. (2018). Manajemen Pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish.
Sa’adulloh. (2010). 9 Cara Praktis Menghafal Al-Qur’an. Jakarta: Gema Insani.
Susianti, C. (2016). Efektivitas Metode Talaqqi Dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Anak Usia Dini. Tunas Siliwangi, 2(1), 1–19.
http://e-journal.stkipsiliwangi.ac.id/index.php/tunas-siliwangi/article/download/305/226
Syafaruddin, & Nasution, I. (2005). Manajemen Pembelajaran. Jakarta: Quantum Teaching.
Warsono, S. (2016). Pengelolaan Kelas dalam Meningkatkan Belajar Siswa. Manajer Pendidikan : Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana, 10(5), 469–476.
https://ejournal.unib.ac.id/index.php/manajerpendidikan/article/view/1298/109
Zulhimma. (2013). Dinamika Perkembangan Pondok Pesantren di Indonesia. Jurnal Darul ‘Ilmi, 01(02), 165–181.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).