PERANCANGAN ALAT PENDETEKSI KADAR POLUSI UDARA MENGUNAKAN SENSOR GAS MQ-7 DENGAN TEKNOLOGI WIRELESS HC-05
Keywords:
polusi udara, sensor gas MQ-7, Wireless Hc-05, Arduino UNO, MATLABAbstract
Banyaknya kendaraan yang lalu lalang datang maupun meninggalkan kota Bandung mengakibatkan udara disekitarnya panas dan berdebu, serta alat pendeteksi kadar polusi udara udah tidak terpasang lagi. Oleh sebab itu, diperlukan suatu alat pendeteksi kadar polusi di udara yang berfungsi sebagai pemantau kadar polusi serta pendeteksi dini dalam pencemaran udara, sehingga menjadi acuan guna membuat program untuk menanggulangi permasalahan pencemaran udara tersebut. Untuk mendeteksi kadar polusi udara menggunakan sensor gas MQ-7 yang peka terhadap gas karbon monoksida, stabil dan berumur panjang. Dan untuk tampilan menggunakan LCD yang sebelumnya di proses oleh mikrokontroler Arduino UNO. serta untuk tampilan mengunakan laptop sebelumnya diproses oleh software MATLAB yang ditransmisikan mengunakan teknologi wireless Hc-05 yang terdapat pada alat sehingga tampilan pada LCD dan laptop sama. Sistem ini diharapkan mampu memberikan solusi terhadap masalah pencemaran udara karena praktis, dan mudah ditemukan serta biaya yang diperlukan terjangkau dibanding dengan alat dari badan lingkungan hidup. Rancang bangun alat pendeteksi kadar polusi udara mengunakan sensor gas MQ-7 dengan Teknologi Wireless HC-05 dapat mendeteksi karbon monoksida. Masukan dari sensor gas di olah melalui arduino, menghasilkan output pada LCD dan LED serta di kirim melalui wireless HC-05 ke PC. Kadar polusi terbesar tercatat pada alat 56ppmReferences
_____.DataSheet Sensor Mq-7.
(Diakses tanggal 1 Maret 2015
_____.Module Bluetooth Untuk
Serial HC05 (Master and Slave):
http://tokoone.com/modulbluetooth-modul-serial/
(Diakses pada tanggal 4
September 2014)
_____.Data CO (Karbon
Monoksida):
http://komposisi.sains.lapan.go.i
d/htm/co.htm (Diakses Pada
Tanggal 4 September 2014)
Artanto, D. (2012). yuk,
membuat robot (Pembuatan
Robot Virtual dan Aktual
dengan Sofware Physical Etoys
+ Arduino). Jakarta: Grasindo.
Djuandi, F. (2011).
PENGENALAN ARDUINO
jakarta: Penerbit
www.tobuku.com.
Eko Putro, I. A., & Abadi, I.
(2012). RANCANG BANGUN
ALAT UKUR EMISI GAS
BUANG,STUDI KASUS:
PENGUKURAN GAS
KARBON MONOKSIDA (CO).
Paper of Physics Engineering,
RSF 681.2 Put r, , 9.
Indahwati, E., & Nurhayati.
( nglngB gngB g acna .)2102
ngB i tngenga nek gne
tn Cng ingniek n)bra
-ingBB gning Sngen gne iM
gn Cneke iki ninga nccn 031
ngBng tns gkinek Sn knc
.TSa Uejournal, 20.
Jarin, Dipl.Ing Asril. (2010).
Komunikasi Serial. Jurusan
Teknik Elektro, Universitas
Mercu Buana. Yogyakarta.
Kadir, A. (2013). Panduan
Praktis Mempelajari Aplikasi
Mikrokontroler dan
Pemrogramannya menggunakan
Arduino. yogyakarta: Penerbit
Andi.
Mukono, H. J. (2005).
Toksikologi Polutan Udara.
surabaya: Penerbit Airlangga
University Press.
Rangkuti, Syahban. (2011).
Mikrokontroler Atmel AVR.
Bandung: Penerbit Informatika.
Rizki, F. (2011). Alat Pendeteksi
Polusi Udara Dari Gas
Karbonmonoksida (CO) pada
Ruangan Berbasis
Mikrokontroler AT89S51.
SURABAYA: UNIVERSITAS
PEMBANGUNAN NASIONAL
“VETERAN†JAWA TIMUR.
Safru, U. (2009). Polusi Udara.
padang:
https://oerleebook.wordpress.co
m.
Setyowati Anggraeni, N. I.
(2009). PENGARUH LAMA
PAPARAN ASAP KNALPOT
DENGAN KADAR CO 1800
PPM TERHADAP
GAMBARAN
HISTOPATOLOGI JANTUNG
PADA TIKUS WISTAR.
LAPORAN AKHIR
PENELITIAN KARYA TULIS
ILMIAH, 29.
Susanto, T. (2001, April).
Elektro. Retrieved Oktober
Selasa, 2014, from
BLUETOOTH : Teknologi
Komunikasi Wireless untuk
Layanan Multimedia dengan
Jangkauan Terbatas:
http://www.elektroindonesia.co
m/elektro/khu36.html
Team Labkomputer UMM.
(2011). Modul Praktikum
MATLAB. Malang: Universitas
Muhammadiyah Malang.
, Amril. (2010). Pendeteksi
Kadar Gas Buang (CO)
Kendaraan Bermotor Roda Dua
Menggunakan Sensor Gas.
POLI REKAYASA Volume 6,
Nomor 1, hal 1-10
Ogata, K., & Leksono, E.
(1995). TEKNIK KONTROL
AUTOMATIK ( SISTEM
PENGATURAN) jilid 1.
jakarta: Erlangga.