Efektivitas bintil akar kedelai edemame (Glycine max (L.) Merr.) dengan pemberian TKKS di tailing pasir pasca tambang timah
DOI:
https://doi.org/10.15575/5524Keywords:
Bintil akar, kompos, Tailing, Soybean edamameAbstract
Efektivitas bintil akar kedelai edamame dipengaruhi oleh penggunaan pupuk sebagai sumber energi mikroba. Pemanfaatan kompos tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan solusi alternatif pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos TKKS terhadap efektivitas bintil akar dan perkembangan fase generatif edamame di tailing pasca tambang timah. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan. Perlakuan kompos terdiri atas tujuh taraf, yaitu: K0 (tanpa kompos TKKS dan legin), K1 (10 t ha-1), K2 (15 t ha-1), K3 (20 t ha-1), K4 (25 t ha-1), K5 (30 t ha-1)dan Legin. Hasil penelitian penggunaan kompos tandan kosong kelapa sawit dapat meningkatkan efektivitas bintil akar dan perkembangan fase generatif edamame di tailing pasir pasca tambang timah. Persentase bintil akar efektif, jumlah polong dan bobot polong terbanyak pada perlakuan 20 t ha-1.
Â
ABSTRACTÂ
Edamame soybean nodule effectivity was influenced by the optimalization of fertilizer as a microbial energy sources. Utilization of palm oil empty fruit bunch compost (POEFBC) is an alternative solution for organic fertilizer. This study was to determine the effect of POEFBC on root nodules effectivity and edamame soybean generative stage in sandy tailing post tin mining. Experimental method used Randomized Block Design with three replications. The treatments consist of seven levels i.e. K0 (without POEFBC and legin), K1 (10 t ha-1), K2 (15 t ha-1), K3 (20 t ha-1), K4 (25 t ha-1), K5 (30 t ha-1) and Legin. The results showed that the use of palm oil empty fruit bunches compost can increase the activity of edamame soybean root nodules and develop the generative stage of edamame in sandy tailing post tin mining. The treatment 20 t ha-1 showed the best treatment for the effective percentage of root nodules, number of pods and pod weight.
References
Badan penelitian dan pengembangan pertanian [Balitbangtan]. (2005). Teknis budidaya kacang edamame. http://www.bbpp-lembang.info/index.php/teknis-budidaya-iut/895-budidaya-kacang-edamame.
Badan Pusat Statistik Indonesia [BPS]. (2014). Produksi kedelai menurut provinsi (ton), tahun 1993-2015.
https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/871
Andri, S., Nelvia & Saputra, S. I. (2016). Pemberian kompos TKKS dan cocopeat pada tanah subsoil ultisol terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq .) Di pre nursery. Jurnal Agroteknologi, 7(1), 1–6. http://ejaounal.iunsuska.ac.id/index.php/agroteknologiarticle/dowload/2242/1453
Elfianti, D & Siregar E.B.M. (2010). Pemanfaatan kompos tandan kosong sawit sebagai campuran media tumbuh dan pemberian mikoriza pada bibit mindi (Melia azedarach L.). Jurnal Hidrolitan, 1(3), 11–19. http: //online-journal.unja.ac.id/index. php/hidrolitan/article/iew/461/377.
Hakim, N.A. (2012). Perbedaan kualitas dan pertumbuhan benih edamame varietas Ryoko yang diproduksi di ketinggian tempat yang berbeda di Lampung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 13(1), 8-12. https://doplayer.info/34123925-perbedaan-kualitas-dan-pertumbuhan-benih-edamame-varietas-ryoko-yang-diproduksi-di-ketinggian-tempat-yang-berbeda-di-lampung.html
Haitami, A dan Wahyudi. (2019). Pengaruh berbagai dosis pupuk kompos tandan kosong kelapa sawit plus (kotakplus) dalam memperbaiki sifat kimia tanah ultisol. Jurnal Ilmiah Pertanian, 16(1), 56-63
Hamid I, Priatna, S. J., & Hermawan, A (2017). Karakteristik beberapa sifat fisika dan kimia tanah pada lahan bekas tambang timah. Jurnal Penelitian Sains, 19, 23–31.
Irwan, A.W (2006). Budidaya tanaman kedelai. [Skripsi]. Bandung : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran.
Khaerunnisa, A., Rahayu, A & Adimiharja, S.A. (2015). Perbandingan pertumbuhan dan produksi kedelai edamame (Glycine max (L.) Merr.) pada berbagai dosis pupuk organik dan pupuk buatan. Jurnal Agronida, 1 (1), 11-20. https://unida.ac.id/ojs/ article/viewFile/122/122
Kunert, K. J., Vorster, B. J., Fenta, B. A., Kibido, T., Dionisio, G & Foyer, C.H. (2016). Drought stress responses in soybean roots and nodules. Journal Frontiers in Plant Science, 7,1–7. https ://doi.org/10.3389/fpls.2016.01015
Lakitan, B. (2015). Dasar-dasar fisiologi tumbuhan. Jakarta : Rajagrafindo Persada.
Lamptey, S., Ahiabor, B. D. K., Yeboah, S & Asamoah, C. (2014). Response of soybean (Glycine max) to rhizobial inoculation and phosphorus application. Journal of Experimental Biology and Agricultural Sciene, 2(), 72-76. http: www.jebas.org.
Mulyadi, M. (2012). Pengaruh pemberian legin, pupuk NPK (15:15:15) dan urea pada tanah gambut terhadap kandungan N, P total pucuk dan bintil akar kedelai ( Glycine max (L) Merril.). Jurnal Kaunia, 8(1), 21–29. https://C: /Users/Public/Documents/JURNAL% 20SKRIPSI%20/kedelai/MULYADI.pdf
Munawar, A. (2011). Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. Bogor : PT Penerbit IPB Press..
Permanasari, I., Irfan M., & Abizar. (2014). Pertumbuhan dan hasil kedelai (Glycine max (L.) Merill) dengan pemberian Rhizobium dan pupuk urea pada media gambut. Jurnal Agroteknologi, 5(1), 29–34. http://ejournal.uin-suska.ac.id/index. php/agroteknologi/article/dowload/1145/1043.
Purwaningsih O; D, Indradewa; S, Kabirun; D, S., & Shidiq, D. (2012). Tanggapan tanaman kedelai terhadap inokulasi rhizobium. Jurnal Agrotrop, 2(1), 25–32.http:///C:/User/Public/Documents /JURNAL&20SKRIPSI%20SAYA/kedelai/PURWANINGSIH%202012.pdf.
Putra, H. P., Sumarni, T.,& Islami, T. (2017). Pengaruh macam bahan organik dan inokulum rhizobium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merril). Jurnal Produksi Tanaman, 5(2), 326–335.http://media.neliti.om/media /publications/190420-ID-none.pdf.
Ramadhani, F. silvana & Armaini. (2016). Pemberian pupuk kandang dan volume air terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame (Glycine max (L.)Merril). JOM Faperta, 3(1), 1–13.http://docplayer.info/6070714pemberian-pupuk-kandang-dan volume-air-terhadap-pertumbuhan-dan-hasil-kedelai-edamame-gycine-max-l-merril.html.
Rizki R, Amri. A. I. & Yulia. A.E (2017). Pengaruh pemberian campuran kompos tandan kosong kelapa sawit dengan abu boiler dan pupuk fosfor terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Phaseolus Radiatus L.). Jurnal Jom Faperta, 4(1), 1–12 http//jom.unri.ac.id/index.php /JOMFAPERTA/ARTICLE/IEW/16796..
Sahputra, N., Yulia, A.E., & Silvina, F. (2016). Pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit dan jarak tanam pada kedelai edamame (Glycine max ( l ) merril). Jom Faperta, 3(1), 1–12. http://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFAPERTA/articleview/9462/9127.
Santi, R & Mustikarini, E. D. (2010). Kemampuan adaptasi dan Produksi varietas kedelai di lahan pasca tambang timah dan podsolik merah kuning Bangka. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian, “Bidang kajian penelitian terintergrasi untuk mencapai Milinium Develoment Goals (MDGS)â€, Palembang 20-21 Oktober 2010.
Santi & Goenadi, S. R. &. (2010). Pemanfaatan bio-char sebagai pembawa mikroba untuk pemantap agregat tanah Ultisol dari Taman Bogo-Lampung. Jurnal Menara Perkebunan, 78(2), 52–60. http://mp.iribb.orgindex.php/mpjurnal/article/dowload/64/50.
Suharjo, U.K (2001). Efektivitas nodulasi Rhizobium japonicum pada kedelai yang tumbuh di tanah sisa inokulasi dan tanah dengan inokulasi tambahan. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 3(1), 31–36.
Sulaeman, Eviati, H. Sastramihardja, S. E. A. & M. F. (2009). Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air dan Pupuk. Balai Besar LItbang Sumberdaya Lahan Pertanian. Jakarta Selatan : Balai penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Taufiq, A. (2014). Identifikasi masalah keharaan tanaman kedelai. Malang : DIPA Balikabi.
Tobing S, N.S. Mubarik,T. & Triadi. (2014). Aplikasi Bradyrhizobium japonicum dan Aeromonas salmonicida pada penanaman kedelai di tanah asam dalam percobaan rumah kaca. Jurnal Biotik, 2(1), 10–16. https:/pdf. semanticscholar.org/2162/54d3034e981ecef07cc17f2bbbefa1723b7b.pdf..
Triadiati, Mubarik, N. R., dan Ramasita, Y. (2013). Respon pertumbunan tanaman kedelai terhadap Bradyrhizobium japonicum toleran masam dan pemberian pupuk di tanah masam. Jurnal Agron Indonesia, 41(1),24–31.https:/media.neliti. commedia/publications/7839-ID-respon-pertumbuhan-tanaman-kedelai-terhadap-bradyrhiobium-japonium-toleran-mas.pdf.
Widati, F., & Iteu, M.H. (2012). Kedelai sayuran (Edamame max (L) Merril) sebagai tanaman pekarangan. Jurnal Iptek Hortikultura, 517, 25-28. htpp: //hortikultura.litbang.pertanian.go.id/IPTEK/5-kedelai_widati2012.pdf.
Yan, J., Han, X. Z., Ji, Z.J., Li, Y., Wang, E.T., Xie,Z.H& Chen, F. (2014). Abundance and diversity of soybean-nodulating rhizobia in black soil are impacted by land use and crop management. Journal Applied and Environmental Microbiology, 80(17), 5394–5402. https://doi.org/10.1128/AEM.01135
Yulianti N, Rahayu A, & Setyono. (2013). Pertumbuhan dan produksi kedelai Edamame (Glycine max (L.) Merril) pada berbagai dosis zeolit dan jenis pupuk nitrogen.Jurnal Pertanian, 4(2), 82–90.https://ojs.unida.ac.id/jp/ artiledoload/544/pdf.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal exlusive right and licence of first publication for the full legal term of copyright with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- Authors also grant any third party the right to use the articles freely as long as its integrity is maintained and its original authors, citation details and publisher are identified.
- Jurnal Agro is not responsible for subsequent uses of the work. It is the author’s responsibility to bring an infringement action if so desired by the author
- The corresponding author must sign the License to Publish Agreement Form at the time of submission of his/her manuscript.
Jurnal Agro (J. Agro: ISSN 2407-7993) by http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ja/index is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.