The Tholiban Brigade Political Da'wah Movement in Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.15575/idajhs.v14i2.10218Keywords:
da’wah movement, political movement, Brigade Tholiban, syariat Islam.Abstract
This study aims to analyze the existence of the Tholiban Brigade movement in Tasikmalaya as a socio-religious movement. The research aims to answer the existence, motives, and transformation of the Tholiban Brigade da'wah movement in the political field. The research was conducted through a qualitative approach through descriptive methods. Data collection was carried out through observation, interviews, and literature study. The results showed that the legalization of Islamic law in the state's formal law was carried out by the Tholiban Brigade to actualize Islamic da'wah towards Islamic daulah. The legalization of Islamic law is carried out in aspirations, participation, coalitions, and regional political bargaining. The motive of the Tholiban Brigade political da'wah movement is the spirit of amar maruf nahi munkar both in individual and social spheres. This is an effort to change the social order towards Islamic life as a whole (kaffah). The transformation of the da'wah movement towards the Brigade Tholiban political movement is based on religious teachings that view Islam as a religion and state. The implication of this research is expected to map the existence of the Tholiban Brigade political da'wah movement in the national political constellation.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi gerakan Brigade Tholiban di Tasikmalaya sebagai sebuah gerakan sosial keagamaan. Penelitian diarahkan pada upaya menjawab eksistensi, motif dan transformasi gerakan dakwah Brigade Tholiban dalam bidang politik. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif melalui metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legalisasi syariat Islam dalam hukum formal negara dilakukan oleh Brigade Tholiban sebagai upaya aktualisasi dakwah Islam menuju daulah Islamiyyah. Legalisasi syariat Islam dilakukan dalam bentuk aspirasi, partisipasi, koalisi dan bargaining politik daerah. Motif gerakan dakwah politik Brigade Tholiban adalah spirit amar maruf nahi munkar baik pada lingkup individual maupun sosial. Transformasi gerakan dakwah menuju gerakan politik Brigadi Tholiban didasarkan pada doktrin ajaran agama yang memandang Islam sebagai agama dan negara. Implikasi penelitian ini diharapkan mampu memetakan eksistensi gerakan dakwah politik Brigade Tholiban dalam konstalasi politik nasional.
References
Aripudin, A. (2013). Brigade Tholiban: Politik Santri antara Dakwah dan Motivasi Ekonomi, Jurnal Millah UII Yogyakarta.
Chandrasekaran, R. (2012). Indonesian-Style Taliban Fights for Islamic Law. The Washington Post.
Dengel, H. H. (2011). Darul Islam-NII dan Kartosuwiryo Angan-Angan yang Gagal. Jakarta: Grafiti.
Departemen Agama RI. (2012). Al-Quran dan tarjamahnya. Bandung: Khazanah Intelektual.
Dodi, L. (2017). Metamorfosis Gerakan Sosial Keagamaan: Antara Polemik, Desiminasi, Ortodoksi, dan Penerimaan terhadap Ideologi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Al-Tahrir, 17(1), 227-246. (DOI: 10.21154/altahrir.v17i1.880).
Fikri, Z. (2014). Politik Islam antara Dakwah dan Orientasi Kekuasaan, Alhadharah Jurnal Ilmu Dakwah, 13(26), 55-60. (DOI: http://dx.doi.org/10.18592/alhadharah.v13i26.1708).
Gunawan. (2018). Transformasi Sosial dan Gerakan Keagamaan, Ath-Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 2(1), 1-20.
Hasani, I., & Naipospos, B. T. (ed) (2010). Radikalisme Agama dan Implikasinya Terhadap Jaminan Kebebasan Beragama/Berkeyakinan di Jabidetabek dan Jawa Barat, Wajah Para Pembela Islam. Jakarta: Pustaka Masyarakat Setara.
http://nuansapost.com/2012/01 Eksistemsi Brigade Tholiban di Kabupaten Tasikmalaya, diakses pada April 2013.
https://www.kompas.com, diakses tanggal 4 Agustus 2013
Ja’far (2015). Tarekat dan Gerakan Sosial Keagamaan Syakh Hasan Maksum, Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, 5(2), 269-293. (http://jurnalfuf.uinsby.ac.id/index.php/teosofi/article/view/107/95).
Kuswana, D. (2020). Transformasi Agama dari Ideologi Ke Politik: Brigade Tholiban di Priangan Timur Jawa Barat Indonesia, Asyahid Journal of Islamic and Quranic Studies (AJIQS), 2(1), 317-336. (http://jurnal.staialfalah.ac.id/index.php/sya/article/view/37).
Mubarak, M. Z. (2008). Geneologi Islam Radikal di Indonesia; Gerakan, Pemikiran dan Prospek Demokrasi. Jakarta: LP3ES.
Muslim. (2019). Gerakan Sosial Keagamaan FPI (Front Pembela Islam), Asyahid Journal of Islamic and Quranic Studies (AJIQS), 1(2), 88-101. (http://jurnal.staialfalah.ac.id/index.php/sya/article/view/28).
Naipospos, B. (2010). Para Pembela Tuhan. Jakarta: Grafiti.
Nasyir, H. (2013). Islam Syariat. Bandung: Mizan.
Nirwana AN, A. (2016). Akulturasi Politik dalam Dunia Dakwah, Substantia, 18(2), 207-218. (https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/substantia/article/view/3007/2150).
Nugraha, F. (2018). Gerakan Ekonomi Keagamaan dan Politik Identitas Muslim Pedesaan (Studi di BMT Dana Akhirat Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung), Jurnal Bimas Islam, 11(4), 693-722. (DOI: https://doi.org/10.37302/jbi.v11i4.67).
Qardhawi, Y. (2010). Fiqh Jihad. Bandung: Mizan.
Rafiudin. (2020). Agama dan Kekuasaan (Studi Pada Gerakan Sosial Keagamaan Warga Al-Khairiyah Cilegon-Banten), Tsaqofah; Jurnal Agama dan Budaya, 18(1), 65-84. (http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/tsaqofah/article/view/3182/2331)
Razzaq, A. (2014). Dinamika Dakwah dan Politik dalam Pemikiran Islam Modernis di Indonesia, Wardah, 15(1), 7-15. (https://doi.org/https://doi.org/10.19109/wardah.v15i1.202)
Rustandi, R., & Sahidin, S. (2019). Analisis Historis Manajemen Dakwah Rosulullah Saw dalam Piagam Madinah, Tamaddun: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam, 7(2), 362-387. (DOI: 10.24235/tamaddun.v7i2.5503.g2562).
Rosa, A. (2014). Politik Dakwah dan Dakwah Politik di Era Reformasi Indonesia, Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 22 (1), 57-82. (DOI: 10.21580/ws.22.1.259).
Scoedher, R. (2002). Max Weber Tentang Hegemoni Sistem Kepercayaan (terj. Ratna Noviani). Yogyakarta: Kanisius.
Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya. (2009). Arsip Pemerintah Daerah Tasikmalaya
Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya. (2010). Dokumen Resmi Berita Tasikmalaya.
Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya. (2010). Peraturan Daerah Tasikmalaya Nomor 12 Tahun 2009
Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya. (2010). Peraturan Daerah Syariat Islam Bab 2 Pasal 5.
Setiadi, O. (2019). Gerakan Islam Politik: Problem Ideologi Radikal, Global Jihad, dan Terorisme Keagamaan, Politea: Jurnal Politik Islam, 2(1), 1-28. (DOI 10.20414/politea.v2i1.1345).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish articles in Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons AttributionShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).