PENINGKATAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS SISWA MELALUI TASK BASED LEARNING PADA LARUTAN BUFFER

Authors

  • Ratih Pitasari
  • Anni Yunaningsih

DOI:

https://doi.org/10.15575/jta.v1i1.1161

Keywords:

Task Based Learning (TBL), keterampilan generik sains, buffer

Abstract

Task based learning (TBL) adalah suatu pembelajaran yang menuntut siswa berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran sehingga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir dalam memahami konsep-konsep yang dipelajari. Keterampilan generik sains memiliki indikator, di antaranya: pengamatan langsung, pengamatan tidak langsung, bahasa simbolik, inferensi logika, pemodelan matematik, dan membangun konsep. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keterampilan generik sains siswa pada pembelajaran TBL larutan buffer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode peneitian tindakan kelas dengan dua siklus sesuai ketercapaian KKM. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA-5 dari salah satu SMA negeri di kota Bandung sebanyak 32 orang. Instrumen yang digunakan adalah soal yang mengacu pada indikator keterampilan generik sains. Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan statistika dekriptif persentase. Hasil tes keterampilan generik sains siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata pada siklus I 70 dan siklus ke II 82. Maka hasil peneltian ini menunjukkan bahwa penerapan TBL dalam pembelajaran kimia dapat meningkatkan keterampilan generik sains siswa.

References

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.p.131.

Brotosiswoyo, B.S. (2001). Hakekat Pembelajaran MIPA dan Kiat Pembelajaran Kimia di Perguruan Tinggi. Jakarta: PAU- PPAI.p.53.

Chang, R. (2005). Kimia Dasar: Konsep-konsep Inti, Jilid II (Ed. Ketiga). Terjemahan oleh Suminar Setiadi Achmadi. Jakarta: Erlangga.p.4.

Dahar, R.W. (1996). Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Erlangga.p.79.

Harden, R.M., Crosby, J., Davis, M.H., Howie, P.W, dan Struthers, A.D. (2010) Task-based learning: the answer to integration and problem based learning in the clinical years. Medical Education,34:391-397.

Liliasari, et.al. (2007). “Scientific Concept And Generic Science Skill Relationship In The 21th Century Science Educatios†Seminar Proceding of The First International Seminar of Science Education. Tersedia di http://file.upi.edu. p 4.

McMurry, J.E. dan R.C.Fay. (2012). Chemistry (sixth edition). New York: Pearson Prentice Hall. p.1.

Oxtoby, et.al. (2001). Prinsip- prinsip Kimia Modern Edisi Keempat Jilid I. Jakarta: Erlangga.p.4.

Putra, R.S. (2013). Desain Belajar Mengajar Kreatif Berbasis Sains. Yogyakarta:DIVAPress.p.132.

Riyanto, Y. (2010). Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta : Kencana Persada Media Group.p.169.

Suyono dan Haryanto. (2012). Belajar dan Pembelajaran Teori dan Konsep Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.p.105.

Warsono dan Hariyanto. (2012). Pembelajaran Aktif Teori dan Asesmen. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.p.2.

Zhou, Q., Huang, Q., dan Tian, H. (2013). Development Students’ Critical Thinking Skills by Task-Based Learning In Chemistry Experimen Teaching. Scientific Research, 4, (12A), 40-45.

Published

2017-01-31

Issue

Section

Articles