ISOLASI DAN PEMANFAATAN MINYAK ATSIRI DARI DAUN DEWANDARU (Eugenia uniflora L.) SEBAGAI DEODORAN
DOI:
https://doi.org/10.15575/jta.v1i1.1164Keywords:
daun dewandaru (Eugenia uniflora l.), deodoran, lembar kerja siswa, minyak atsiri, TEAAbstract
Ilmu kimia memiliki dua aspek penting yaitu kimia sebagai produk dan proses. Kimia sebagai proses diantaranya keterampilan proses sains yang dapat dikembangkan dengan metode praktikum. Namun lembar kerja siswa (LKS) yang digunakan dalam praktikum masih kurang melatih siswa melakukan proses ilmiah, menganalisis dan menemukan suatu konsep. Hal tersebut bisa diatasi dengan suatu format LKS yang sesuai salah satunya format LKS berbasis Think-Explain-Apply (TEA). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS dengan format TEA pada konsep koloid. Penelitian diawali dengan isolasi minyak atsiri daun dewandaru (Eugenia uniflora L.) menggunakan metode destilasi uap-air. Hasil destilasi diperoleh minyak atsiri sebesar 0,08% (b/v) berwarna kuning jernih, berbau khas tanaman dewandaru. Komponen utama minyak atsiri ini yaitu β-ocimen, benzofuran, kariofilen, germakren dan bisiklogermakren serta mempunyai aktivitas antibakteri yang kuat terhadap bakteri gram positif Staphylococcus epidermidis. Minyak atsiri tersebut selanjutnya dibuat deodoran dengan karakteristik dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. epidermidis dengan diameter zona hambat sebesar 8,15 mm, pH 5, uji organoleptik berdasarkan kesukaan terhadap warna (30%), bau (13,3%), homogenitas (33,3%), stabil terhadap waktu penyimpanan 30 hari dan tidak menimbulkan iritasi. Prosedur kerja pemanfaatan minyak atsiri daun dewandaru diimplementasikan dalam LKS berbasis TEA dengan hasil uji kelayakan rata-rata rhitung 0,80 dan reabilitas 0,92 sehingga dinyatakan valid dan diterima.
References
Achmad, S.A. (1986). Kimia Organik Bahan Alam. Jakarta: Karunika.
APUA. (2011). Triclosan. Boston: Clorox Company.
Keenan, C.W., Kleinfelter, D.C, Wood, J.H. (1984). Kimia Untuk Universitas. Terjemahan oleh Aloysius Hadyana Pudjaatmaja. Jakarta:Erlangga.
Klepak, P. dan Walkey, J. (2000). Antiperspirant and Deodorant. Poucher’s Perfumes, Cosmetics, and Soaps. 10th Edn., 69-100.
Muktiawan, A. (2013). Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Pokok Bahasan Koloid. Skripsi. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Ngaisah, S. (2010). Identifikasi dan Uji Aktifitas Antibakteri Minyak Atsiri Daun Sirih Merah (Piper Crocatum Ruiz & Pav). Skripsi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret. (Tidak Diterbitkan).
Ozturk M., Duru, M.E., Ozler, M.A., Harmandar, M. (2008). The Effect of Think-Explain-Apply Teaching Method on the Success of Learning-Teaching: A Laboratory Study. International Journal of Environmental & Science Education, 2(4), 132-134.
Pelczar, M.J. dan Chan, E.C.S. (1988). Dasar-dasar Mikrobiologi. Jakarta:UI-Press.
Subiantoro, A.W. (2007). Pentingnya Praktikum dalam Pembelajaran IPA. Makalah. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Sugianto. (2010). Pengembangan LKS Berbasis Keterampilan Proses Sains Pada Tema Fotosintesis Untuk Meningkatkan Kemampuan Kerja Ilmiah. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang..kripsi. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Syafitri, W. (2010). Analisis Keterampilan Proses Sains Siswa Melalui Pendekatan Inkuiri pada Konsep Sistem Koloid. Skripsi. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.
Tano, E. (1990). Teknik Membuat Kosmetik dan Tip Kecantikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Yuliani, S. dan Satuhu, P. (2012). Panduan Lengkap Minyak Atsiri. Bogor: Swadaya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a  Creative Commons Attribution-ShareAlike that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).