The phenomenon of the Islamic Spiritual Youth Da'wah Movement of Pekanbaru City
DOI:
https://doi.org/10.15575/idajhs.v13i1.4565Keywords:
Phenomenon, Da'wah Movement, Youth, Islamic SpiritualAbstract
This article examines the phenomenon of the Islamic spiritual youth da'wah movement in Pekanbaru. Da'wah movement in this context to deepen and strengthen Islamic teachings. The spiritual function of Islam is a forum, teaching, preaching, and sharing Islamic knowledge. This study uses qualitative methods to understand the phenomena of their da'wah movements. The data obtained were analyzed by the phenomenology approach. The study results show that Islamic spiritual youth make the organization a forum for their activities and exercises. The finding indicates that Islamic spiritual organization uses a platform for change movements, Islamic coaching, syiar and da'wah, Islamic activities, strengthening friendship, and social solidarity.
Artikel ini mengkaji fenomena gerakan dakwah remaja Rohani Islam Kota Pekanbaru. Gerakan dakwah dalam konteks ini untuk memperdalam dan memperkuat ajaran Islam. Fungsi Rohani Islam adalah sebagai forum, pengajaran, dakwah, dan berbagi pengetahuan Islam. Kajian ini menggunakan metode kualitatif untuk memahami fenomena gerakan dakwah mereka. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan fenomenologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa remaja Rohani Islam menjadikan organisasi sebagai wadah untuk kegiatan dan gerakan dakwah mereka. Fakta ini ditunjukkan dengan temuan bahwa organisasi Rohani Islam dijadikan sebagai wadah gerakan perubahan, wadah pembinaan keislaman, wadah syiar dan dakwah, wadah kegiatan Islam, wadah mempererat silaturrahmi, dan wadah solidaritas sosial.References
Ali, M., & Asrori, M. (2006). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: Bumi Aksara.
Anas, A., & Adinugraha, H.H. (2018). “Gerakan Dakwah Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah di Grobogan†dalam Jurnal Komunikasi Islam, 8(1).
Apriliani, I., & Gazali, H. (2016). Toleransi Remaja Islam Kepada Pemeluk Agama yang Berbeda: Studi Ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis) SMA di Bekasi, Jawa Barat, At-Tarbawi, 1(1).
Arifin, A. (2011). Dakwah Kontemporer Sebuah Studi Komunikasi, Yogyakarta: Graha Ilmu.
Berger, P. L., & Luckmann, T. (1990). Tafsir Sosial atas Kenyataan: Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan, terj. Hasan Basari, Jakarta: LP3ES.
Bungin, Burhan. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif, Jakarta: Kencana.
Craib, I. (1992). Teori-Teori Sosial Modern dari Parsons Sampai Habermas, terj. Paul S. Baut & T. Effendi, Jakarta: CV. Rajawali.
Cresswell, J. W. (1994). Qualitative Inquiry and Research Design Choosing Among Five Traditions, London: Sage Publication.
Drajat, Z. (2005). Ilmu Jiwa Agama, Jakarta: Bulan Bintang.
Endraswara, S. (2006). Metode, Teori, Teknik Penelitian Kebudayaan: Ideologi, Epistemologi, dan Aplikasi, Yogyakarta: Pustaka Widyatama.
Farihah, I., & Ismanto. (2018). Dakwah Kiai Pesisiran: Aktivitas Dakwah Para Kiai di Kabupaten Lamongan, Jurnal Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 12(1).
Furchan, A. (1992). Pengantar Metode Penelitian Kualitatif, Surabaya: Usaha Nasional.
Garna, J. K. (1991). Teori-Teori Perubahan Sosial, Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran.
Giddens, A. (2010). New Rulers of Sociological Method, terj. Eka Adinugraha dan Wahmuji, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hayadin. (2013). Tragedi Kecolongan Rohis Keterlibatan Alumni Rohis SMKN Anggrek pada Aksi Radikalisme, Jurnal Al-Qalam Volume 19(2).
Hidayat, D. (2012). Gerakan Dakwah Salafi di Indonesia pada Era Reformasi. Jurnal Sosiologi Masyarakat, 17(2).
I’dad. (1999). Agenda Dakwah: Langkah-Langkah Dakwah Manhaji Khasanah Ilmiah Islamiyah Para DaÃ, Solo: Al-Qawam.
Kailani, N. (2009). Kami adalah Mujahidin Berpedang Pena: Suatu Gerakan Dakwah Forum Lingkar Pena Yogyakarta. Tesis, Yogyakarta: UGM.
Kailani, N. (2011). Moral Panics dan Dakwah Islam di Kalangan Remaja: Fenomena ‘Rohis’ di Indonesia. Jurnal Analisis, 21(1).
Khamdi, M. (2009). Gerakan Dakwah Rifa’iyah, Jurnal Dakwah, 10(2).
Koentjaraningrat (red.). (1991). Metode-Metode Penelitian Masyarakat, Jakarta: PT. Gramedia.
Juwairiyah. (2012). Pembinaan dan Efektivitas Organisasi Rohis serta Fungsi Manajemen Guru PAI, Tesis S2.
Koesmarwanti,. & Widiyantoro, N. (2000). Dakwah Sekolah di Era Baru, Solo: Era Inter Media.
Kriyantono, R. (2012). Teknik Praktis Riset Komunikasi, Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.
Lesmana, B, at.al (2018). Internalisasi Nilai-Nilai Religius Islam Pada Remaja Blora Dalam Organisasi Himpunan Pengajian Remaja Islam Blora. Jurnal Solidarity, 7(2).
Moleong, L. J. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mufidah, N. (2017). Pengaruh Program Kajian Remaja Terhadap Akhlak Siswa Kepada Guru di SMP Negeri 2 Gemolong Tahun Ajaran 2015/2016. At-Tarbawi 2(1).
Muhtadi, A. S. (2012). Komunikasi Dakwah: Teori, Pendekatan, dan Aplikasi, Bandung: Sembiosa Rekatama Media.
Muhyiddin, A. (2002). Dakwah dalam Perspektif Al-Qurán, Bandung: Pustaka Senja.
Mulyana, D. (2003). Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mutrofin. (2018). Dakwah & Media Sosial Eksistensi Da’i Melalui Youtube. Jurnal Komunikasi Islam, 8(2).
Muzayanah, U. (2018). Fungsi Komunikasi dalam Transmisi Nilai-nilai Keagamaan pada Organisasi Kerohanian Islam (Rohis) di SMA Negeri 1 Purworejo. Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 12(1).
Nurdin. (2012). Agen Sosialisasi Nilai dan Identitas Remaja. Jurnal Risalah, 20.
Oepen, M., & Karcher, W. (1987). Dinamika Pesantren, Dampak Pesantren Dalam Pendidikan, Jakarta: P3M.
Poloma, M. M. (2000). Sosiologi Kontemporer, terj. Tim Penerjemah Yasogama. Jakarta: Rajawali Press.
Renel, B. (2017). Problematika Dakwah di Kalangan Minoritas Muslim Desa Poka Kota Ambon. Jurnal Komunikasi Islam, 7(2).
Shodiq, I. F. (2015). Ideologi Pendidikan Islam pada Rohis di SMA 2 Yogyakarta. Thesis Program Studi Pendidikan Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Syaefudin, M. (2014). Reinterpretasi Gerakan Dakwah Front Pembela Islam (FPI). Jurnal Ilmu Dakwah, 34(2).
Syam, N. (2013). Tarekat Petani: Fenomena Tarekat Syattariyah Lokal, Yogyakarta: LKiS.
Tahir, M. (2017). Dakwah Islam di Kalangan Anak Muda di Kota Samarinda. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 1(2).
Taufik, T. (2012). Etika Komunikasi Islam, Bandung: Pustaka Setia.
Triantoro, D. A. (2018). Dakwah dan Kesalehan: Studi tentang Gerakan Teras Dakwah di Kota Yogyakarta. Jurnal Masyarakat & Budaya, 20(2)
Umar, T. Yahya. (1967). Ilmu Dakwah. Jakarta: Al-Hidayah.
Zaidallah, A. I. (2005). Strategi Dakwah dalam Membentuk Daà dan Khotib Profesional, Jakarta: Kalam Mulia
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish articles in Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons AttributionShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).